GAYA BONSAI POPULER
|
INI ADALAH JENIS-JENIS GAYA BONSAI YANG HARUS DIKETAHUI OLEH SEMUA PEBONSAI, TERUTAMA BAGI PARA PEMULA YANG BARU MEMULAI DAN BERKEINGINAN UNTUK MEMPUNYAI BONSAI ATAU MENJADI PEBONSAI sebelum mengetahui jenis-jenis gaya bonsai ada baiknya untuk mengetahui pengertian bonsai baik secara etimologi ataupun secara terminologi secara etimologi bonsai ialah tumbuhan/tanaman kerdil sedangkan menurut terminologi dalam KBBI bonsai /bon·sai/ n tumbuhan kerdil, diperoleh dengan menanamnya dalam pot dengan cara tertentu (pot dangkal, pemangkasan akar dan cabang, pemupukan terkendali, dan sebagainya); tanaman yang dikerdilkan; BUNJIN-GI / LITERATI Bentuk sastrawan. Pohon dengan satu batang utama yang tinggi, meliuk, dan sedikit ranting serta
dedaunan |
|
CHOKKAN Bentuk tegak formal |
|
DAI Bentuk bonsai besar dengan ketinggian lebih dari 60 cm / 1 meter |
|
FUKINAGASHI Bentuk dahan, ranting, dan
daun condong ke satu arah. Mengambil inspirasi dari pohon pegunungan yang
tertiup angin |
|
GOKAN Bentuk batang lima |
|
HAN-KENGAI /
HALF-CASCADE Bentuk semi kaskade. Dahan, ranting, dan dedaunan merunduk ke arah bawah, tapi tidak melebihi alas pot |
|
HOKIDACHI / TRADITIONAL Bentuk jamur/bentuk bonsai tradisional |
IKADABUKI / RAFT Bentuk akar terhubung, terinspirasi dari perahu atau rakit (raft) |
|
ISHI SEKI Bentuk pohon tumbuh diatas batu yang bercelah |
|
ISHITSUKI / ISHIZUKE Bentuk pohon tumbuh di atas batu dan batang utama mengikuti kontur batu |
|
JIN Bentuk kayu mati pada cabang teratas atau tersamping |
|
KABUDACHI / MULTI
TRUNK Bentuk batang banyak dan berjumlah ganjil. Kabudachi adalah sebutan yang populer untuk menyebut gaya sankan, gokan, nanakan, dan kyukan |
|
KENGAI / CASCADE Bentuk kaskade. Dahan, ranting, dan dedaunan merunduk ke arah bawah, dan melebihi alas pot |
|
KORABUKI Bentuk batang banyak mirip yose ue, namun bentuk tanah menyerupai kubah atau cangkang penyu |
|
KYUKAN Bentuk batang sembilan |
|
MAME Bentuk bonsai kecil dengan ketinggian kurang dari 10 cm |
|
MOYOGI / TOKICHI Bentuk ranting dan daun menyerupai pyramid, batang utama meliuk namun tetap vertikal dari bawah ke atas |
|
NANAKAN Bentuk batang tujuh |
|
NEAGARI / EXPOSED
ROOT Bentuk akar meninggi keatas (exposed root) |
|
NEBARI / EBIHARA Bentuk akar tampak kekar atau melebar diatas permukaan tanah |
|
NETSUNAGARI Bentuk yang sangat mirip dengan ikadabuki. Batang pohon yang tumbang memiliki banyak lekukan atau bergelombang sehingga menciptakan tunas baru tumbuh tak beraturan |
|
PENJING Bentuk gaya bebas (free style) yang mengambil inspirasi dari lanskap alam seperti tebing dan pantai |
|
SABAMIKI Bentuk batang utama terbelah atau tampak cacat. Terinspirasi dari pohon alam yang tersambar petir atau gangguan alam lainnya |
|
SAIKEI / LANDSCAPE Bentuk penanaman lanskap dari campuran berbagai jenis pohon, bebatuan, rumput, lumut, dan ornamen. Umumnya ditata dalam nampan lebar dan beruas yang sebagian ruasnya diisi air agar mirip seperti pemandangan alam asli dalam versi kecil. Saikei termasuk salah satu sub-seni penjing |
|
SANKAN Bentuk batang tiga |
|
SEKIJOJU / ON THE
ROCK Bentuk akar mencengkram batu, lalu turun ke tanah |
|
SHAKAN Bentuk miring |
|
SHARIMIKI / DEADWOOD Bentuk kayu mati pada batang utama. Menggambarkan pohon dengan usia yang sangat tua |
|
SHIDARE-ZUKURI /
WEEPING Bentuk ranting dan dedaunan menjuntai ke arah bawah |
|
SHOHIN Bentuk bonsai sedang dengan ketinggian kurang dari 20 cm |
|
SOJU Bentuk batang ganda, satu kecil dan satu lainnya lebih besar |
|
SOKAN / DOUBLE TRUNK Bentuk batang ganda |
|
TAKAN-KENGAI / MULTI
CASCADE Bentuk multi kaskade. Dua atau lebih dahan merunduk ke arah bawah |
|
TAKOZUKURI / OCTOPUS Bentuk batang utama gemuk dan dahan juga ranting-rantingnya memanjang |
|
TANUKI Pohon kecil atau sedang yang ditempel atau digabungkan pada batang pohon mati yang besar |
|
YOSE UE / GROUPING Bentuk penanaman berkelompok mirip hutan (forest). Umumnya lebih dari 9 pohon |











































0 komentar:
Posting Komentar