A. Surat Al Qadr
Berikut QS Al Qadr ayat 1-5:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ
آ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗوَمَ
لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ
مِنْ كُلِّ
اَمْرٍۛ تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ
سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ
B.
Arti Surat Al Qadr
1. Sesungguhnya Kami telah
menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan.)
2. Dan tahukah kamu apakah
malam kemuliaan itu?
3. Malam kemuliaan itu lebih
baik daripada seribu bulan.
4. Pada malam itu turun para
malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
5. Sejahteralah (malam itu)
sampai terbit fajar.
C.
Isi
Kandungan Surat Al Qadr
Surah al-Qadr
berisi mengenai peristiwa turunnya Al-Quran pada malam Lailatul Qadr. Malam
yang disebutkan memiliki banyak kemuliaan dan lebih baik daripada seribu bulan.
Surah ini
terdiri dari lima ayat serta termasuk golongan Makkiyah. Berada pada juz 30,
Surah al Qadr merupakan surah yang ke-97 di dalam Al-Quran. Pada dasarnya, dari
tiga pendapat soal proses diturunkannya Al-Qur'an, semuanya menyepakati bahwa
Al-Qur'an diturunkan pada malam lailatul qadar.
Meskipun
demikian, terjadi perbedaan pendapat antara sekali saja diturunkan atau lebih
dari satu kali. Seperti dikutip dari artikel "Penjelasan Seputar Nuzulul
Qur'an" dalam laman NU Online, beberapa teori tentang proses Nuzulul
Qur'an adalah sebagai berikut.
1. yakni turun dalam bentuk dan jum
lah yang utuh
ke langit dunia. Kemudian turun secara bertahap ke bumi.
2. diturunkan ke langit dunia selama
20 malam
lailatul qadar dalam 20 tahun.
3. turun pertama kali pada saat malam Lailatul
Qadar, kemudian ke bumi secara bertahap dalam waktu yang berbeda-beda. Kata al
Qadr sendiri memiliki arti mulia. Pada malam Lailatur Qadar itu, Allah SWT
memuliakan dengan risalah dan mengangkat Nabi-nya sebagai rasul terakhir.
Seperti dalam penjelasan "Pengertian Malam lailatul Qadar",
dinyatakan bahwa pada malam itu, Allah SWT memberikan kemuliaan dengan
menurunkan Al-Quran.







0 komentar:
Posting Komentar